Ceritaseramdulu,Banten - Di sebuah desa terpencil, terdapat sebuah bukit yang dikenal sebagai Bukit Terkutuk.
Penduduk desa percaya bahwa bukit itu adalah tempat para pemuja setan melakukan ritual gelap. Tidak ada yang berani mendekat, terutama pada malam bulan purnama.
Namun, seorang jurnalis bernama Raka, yang tidak percaya takhayul, memutuskan untuk menyelidiki. Ia mendengar desas-desus bahwa setiap bulan purnama, terdengar suara nyanyian aneh dari arah bukit.
Bersama kamera dan senter, ia mendaki bukit itu pada malam yang dingin dan sunyi.
Ketika ia mencapai puncak, ia menemukan sebuah lingkaran batu yang dipenuhi simbol-simbol aneh. Di tengah lingkaran itu, terdapat sebuah patung setan dengan tanduk melengkung, matanya seperti hidup, memandang tajam ke arahnya.
Di sekitar patung, ada lilin-lilin hitam yang masih menyala meskipun tidak ada angin.
Tiba-tiba, Raka mendengar suara langkah kaki di belakangnya. Ia bersembunyi di balik batu besar, mengintip ke arah lingkaran. Sekelompok orang berjubah hitam muncul, membawa seorang wanita yang tampak ketakutan.
Mereka mulai melantunkan mantra dalam bahasa yang tidak dimengerti Raka.
Wanita itu dipaksa berlutut di depan patung, dan salah satu dari mereka mengeluarkan belati berkilauan.
Raka, yang awalnya hanya ingin meliput, merasa harus menghentikan mereka. Namun, sebelum ia sempat bergerak, salah satu dari mereka menoleh langsung ke tempat persembunyiannya.
Mata orang itu merah menyala, seperti api. "Kita punya tamu," katanya dengan suara yang dalam dan seram.
Seketika, semua anggota kelompok itu menoleh ke arah Raka. Mereka mulai mendekatinya, sementara suara mantra semakin keras.
Raka mencoba lari, tetapi kakinya terasa berat, seperti ada sesuatu yang menahannya. Ia berteriak, tetapi suaranya tidak keluar.
Dalam sekejap, ia dikelilingi oleh para pemuja itu. Salah satu dari mereka mengangkat belati, dan sebelum Raka sempat memahami apa yang terjadi, semuanya menjadi gelap.
Keesokan harinya, penduduk desa menemukan kamera Raka di puncak bukit, tetapi tubuhnya tidak pernah ditemukan.
Video terakhir di kameranya menunjukkan pemandangan ritual itu, tetapi bagian akhirnya hanya suara tawa mengerikan dan bisikan, "Kau selanjutnya."


No comments:
Post a Comment