Di sebuah kota kecil, ada sebuah warnet tua bernama "NetZone". Letaknya agak tersembunyi di belakang pasar, dan sudah berdiri lebih dari 15 tahun. Warnet ini dikenal murah, tapi banyak orang memilih untuk tidak datang malam-malam karena katanya sering terjadi hal aneh setelah jam 12 malam.
Suatu malam, seorang mahasiswa bernama Rian datang ke NetZone. Ia harus mengerjakan tugas kuliah dan tidak punya koneksi internet di kos. Waktu menunjukkan pukul 11:47 malam saat ia duduk di bilik nomor 7.
Warnet itu sepi. Hanya ada satu orang lagi di bilik nomor 2, dan penjaga warnet, seorang bapak tua yang tertidur di kursi kasir. Lampu warnet agak redup, dan hanya suara ketikan keyboard serta kipas tua yang terdengar.
Saat pukul 12:10, tiba-tiba layar komputer Rian mati sendiri. Ia coba restart, tapi malah muncul layar biru dengan tulisan aneh seperti huruf-huruf acak. Tiba-tiba… monitor menyala kembali, tapi menampilkan rekaman CCTV warnet secara langsung, menunjukkan Rian duduk di bilik 7.
Tapi ada yang aneh… di belakang Rian, tampak sosok wanita berpakaian putih panjang, berdiri diam, kepalanya miring. Ia mencoba menoleh, tapi tidak ada siapa-siapa. Namun ketika ia menatap layar lagi, sosok itu semakin dekat ke kamera, dan kini tersenyum lebar dengan mata hitam pekat.
Rian langsung berdiri dan berlari ke kasir. Tapi anehnya, penjaga warnet tidak ada. Semua komputer menyala sendiri, dan di layar muncul tulisan:
"Jam mainmu sudah habis... sekarang giliran kami."
Rian pingsan di tempat. Keesokan paginya, warga menemukan dia tergeletak di depan warnet yang ternyata sudah tutup permanen sejak 2 tahun lalu.
No comments:
Post a Comment